Kamis, 01 September 2022

Pelatihan Belajar Menulis PGRI Pertemuan ke-5 Gelombang ke-27

Resume Ke         : 5

Gelombang ke    : 27

Tanggal              : 31 Agustus 2022

Tema                  :  Menulis Buku dari Karya Ilmiah

Nara Sumeber    : Noralia Purwa Yunita, M.Pd

Moderator           : Mutmainah


Flyer BM 27 Pert. 5


Assakamualaikum Wr Wb, 
Salam sejahtera untuk kita semua

Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gelaombang ke-27 Telah sampai pertemuan ke-5, Saya sudah membuat kolom jadwal Pelatihan Belajar Menulis Gelombang ini, dengan tujuan untuk mengingat bahwa pada hari Senin, Rabu dan Jum'at Pukul 19.00 sampai dengan 21.00 WIB. saya harus sering melihat layar HP saya, dimanapun berada dan dalam kondisi apapun setidaknya saat menjelang pukul 19.00, selama pertemuan pertama sampai ke-5 ini selalu dalam perjalanan, ya saya minggir sejenak untuk 5 sampai 20 menit awal tiap pertemuan.

Pada pertemuan ke-5 ini kembali yang memandu kami perserta BM 27 adalah Ibu Mutmainah, setelah membuka dengan salam, berdo'a, menyampaikan 4 sesi kuliah ini yaitu Pembukaan, Paparan materi, Tanya jawab dan Penutup, dan mengingatkan kembali link daftar hadir yang ada di deskripsi grup. Selanjutnya Ibu Mutmainah mengutip kalimat dari Penulis hebat Pramudya Ananta Tur berikut ini “Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapapun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari. "Menulis merupakan tingkat literasi yang paling tinggi setelah mendengar, berbicara dan membaca. Meskipun menulis tidak mudah namun harus tetap dilakukan sebagai bukti kita ikut memberikan sesuatu bagi peradaban. Tanpa meninggalkan tulisan manusia akan semakin mudah dilupakan" kata-kata ini yang menggugah saya dan mungkin teman-teman menjadi semangat untuk selalu belajar.

Selanjutnya  beliau memperkenalkan Narasumber yang luar biasa yaitu Ibu Noralia Purwa Yunita, M.Pd. Lahir di Kudus, 12 Juni 1989. Kuliah program sarjana di Univeritas Negeri Semarang tahun 2006 - 2010. Melanjutkan program magister pendidikan di Universitas Negeri Semarang tahun 2011-2013, dengan IPK 4,00 nilai yang sempurna. Alumni kelas belajar menulis gelombang 8, Saat ini mengajar di SMP Negeri 8 Semarang. Selain mengajar, juga aktif menjadi penulis di beberapa yayasan dan penerbit, menjadi narasumber di berbagai kelas menulis, membimbing Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) ditempat beliau mengajar SMPN 8 Semarang. Narasumber juga aktif berorganisasi diantaranya Ketua MGMP Prakarya SMPN 8 Semarang, sebagai bendahara umum PGRI SMPN 8 Semarang dan banyak organisasi lain yang beliau ikuti. Selanjutnya moderator menyampaikan materi malam ini adalah "Menulis dari Karya Ilmiah" materi ini sangat menarik bagi saya sejak dishare flyernya pada pukul 13.23 WIB. karena sebagai guru yang senang dibidang ilmu eksakta atau ilmiah saya merasa sangat kesulitan dalam membuat tulisan ilmiah.

"Menulis buku dari Karya Ilmiah tidak sekedar main copy paste, karena ada perbedaan yang rumit, sulit dan perlu banyak waktu" demikian yang disampaikan oleh moderator Ibu Mutmainah. beliau melanjutkan " Karya Ilmiah adalah suatu pemikiran yang utuh, merupakan gagasan yang lengkap, penulis diharapkan mampu mengkomunikasikan temuan dan gagasan ilmiahnya secara lengkap dan gamblang agar mudah dipahami oleh pembaca". Menulis Karya Ilmiah perlu tata cara  penulisan karya ilmiah atau teknik penulisan tertentu.

Selanjutnya moderator mempersilahkan kepada narasumber untuk menyapa peserta dan menyampaikan materinya. Ibu Noralia menyampaikan rasa syukurnya karena Pelatihan Menulis PGRI ini telah sampai ke gelobang ke-27 dan seraya berterima kasih kepada Om Jay dengan Tim Solidnya telah mengorbitkan penulis-penulis hebat yang telah menghiasi khasanah perpustakaan di Indonesia.

Ibu Noralia mengawali materi dengan menyampaikan pertanyaan " Karya Tulis apa saja yang pernah dibuat oleh bapak dan ibu peserta BM 27" dan meminta untu Akses Grup WA dibuka untuk seluruh peserta. Ada beberapa peserta yang menjawab, Karya fiksi dan non fiksi jawaban dari F1 saudari Gina Dwi Septiani. Ibu Asneli menjawab Karya tulis dibuat waktu akan tamat SMA, saya jadi teringat waktu SMA pertama bembuat Karya Tulis. Ibu Nur@zizah pernah membuat PTK (Penelitian Tindakan Kelas) saya pun teringat ternyata pernah juga membuat PTK saat mengikuti kegiatan Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Universitas Negeri Makasar tahun 2018 yang lalu. Sementara ada beberapa yang ingin belajar cara menulis PTK yang baik untuk kenaikan pangkat. Tapi ada juga yang sudah membuat PTK, Skripsi dan tesis seperti  Ibu Supriyatini, Jakarta dan bapak Madeny yang merupakan i dosen di Lombok, yang merasa pelatihan ini sangat sesuai dengan keinginan beliau untuk menjadikan buku berdasarkan skripsi yang dibuat.

Disampaikan oleh Ibu Narasumber " karya tulis yang akan kita bahas disini adalah karya tulis ilmiah dalam arti tulisan tersebut dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah", Apa saja itu? bisa skripsi, tesis, PTK, karya tulis waktu SMA dulu, artikel ilmiah dan bisa laporan penelitian dan masih banyak yang lain. Yang penting karya tersebut ditulis berdasarkan hasil riset ilmiah.

Biasanya penulisan karya ilmiah ini penuh perjuangan sampai kurang tidur, begadang berhari-hari mencari materi dari sana-sini, tetapi hasilnya yang membaca hanya beberapa orang saja dari kalangan kampus misalnya untuk menentukan kelulusan. karya yang telah dibuat dengan berdarah-darah ini hanya menjadi hiasan di perpustakaan kampus. Alangkah bagusnya kalau karya-karya tulis ilmiah ini dapat dibuat menjadi buku.

Manfaat Karya Ilmiah dibuat menjadi buku, diantaranya adalah :
1. Dapat dibaca oleh masyarakat awam
2. Buku dapat diperjualbelikan, jadi ada keuntungan material yang dapat kita peroleh.
3. Bagi para ASN, buku dapat dijadikan publikasi ilmiah untuk menambah poin angka kredit.
4. Nama penulis menjadi terkenal karena banyak buku yang dibeli dan dibaca oleh masyarakat.
5. Ilmu dan pengetahuan yang ditemukan dapat disebarkan kepada masyarakat pembaca tanpa ada penghalang. tidak hanya dikonsumsi oleh kalangan peneliti dan kampus saja.

Pembahasan selanjutnya adalah mengkonversi dari Karya Ilmiah menjadi buku, dilakukan melalui tahapan berikut ini :

1. Mengubah judul

Judul karya ilmiah versi buku hanya berfokus pada objek penelitian saja. menghilangkan          materi, subjek, tempat penelitian. 

Contoh : 

Judul Tesis, Pengembangan modul berbasis riset pada materi reaksi redoks untuk meningkatkan keterampilan generik sains siswa kelas X SMA

Diubah menjadi judul buku menjadi kiat menulis modul berbasis riset.  

Dari contoh judul  ini, objek/fokus penelitian Tesis terletak pada  pengembangan / pembuatan modul. Jadi ketika diubah menjadi judul buku, disesuaikan dengan fokus penelitian itu. selanjutnya menambah kata seperti KIAT, JURUS, STRATEGI, CARA SUKSES atau yang lainnya agar menjadi judul popular.

2.  Mengubah Daftar Isi

Biasanya untuk beberapa karya ilmiah, daftar isi berupa 

Bab 1 Pendahuluan berisi latar belakang masalah, tujuan, manfaat, batasan masalah       

Bab 2 Landasan Teori 
Bab 3 Metode penelitian yang berisi rumus-rumus Statistika 
Bab 4 Hasil dan Pembahasan  
Bab 5 Penutup yang berisi Kesimpulan dan Saran.

Pada saat mengubah menjadi buku, Daftar Isi menjadi mengikuti pedoman 2W+1H, yaitu : 

Bab 1 (Why) menjelaskan mengapa pentingnya modul Berbasis Riset 

Bab 2 (What) menjelaskan apa itu modul berbasis riset

Bab 3,4,5, dan seterusnya (How) menjelaskan bagaimana tahap pembuatan, bagaimana hasil pembuatan, bagaimana penerapannya.

Kita juga boleh mengembangkan materi dari bab 2 di KTI (Karya Tulis Ilmiah) 

Sebagai contoh bab 2 KTI yang merupakan landasan teori berisi berikut ini :  

2.1. hasil belajar  

2.2. media pembelajaran          

2.3. Modul                              

2.4. metode pembelajaran                                                                                                       

2.5 pembelajaran berbasis riset

Setelah menjadi buku maka dapat dibuat menjadi beberapa bab yaitu : 

Sub bab 2.1. hasil belajar di buku menjadi bab 2

Bab 2 TEORI BELAJAR 

2.1. Belajar                                                                                                                             

2.2. Permasalahan dalam pembelajaran                                                                               

2.3. Hasil belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya

Sub bab 2.2. media pembelajaran di buku menjadi bab 3,

Bab 3 MEDIA PEMBELAJARAN    

3.1. Pengertian media  

3.2. jenis media                                                                                                                     

3.3. manfaat media

Sub bab 2.3. modul menjadi di buku menjadi bab 4

Bab 4 MENEGEBAL MODUL        

 4.1.pengertian modul     

 4.2. karakteristik modul  

 4.3.sistematika modul   

 4.4. kelebihan modul

Demikian dan seterusnya hingga sub bab dalam bab 2 selesai…

Selanjutnya moderator ibu Mutmainah menyampaikan Tesis beliau yang berjudul "Pengaruh Motivasi dan Persepsi Siswa Atas Kompetensi Pedagogik Guru Terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial, kalau dibukukan judul yang cocok seperti apa ya". Disampaikan oleh Ibu Noralia bahwa hanya dari bab 2 KTI saja sudah dapat menuliskan atau mengubahnya menjadi beberapa bab dalam buku, Dengan memperbanyak penjelasan teori dari bab 2 Karya Ilmiah dan menghilangkan rumus-rumus statistika yang ada pada bab 3 pada Karya Ilmiah. Dengan hanya membaca judul Tesis Ibu Mutmainah Narasumber sudah dapat menentukan fokus penelitian ini pada kompetensi pedagogik guru dikaitkan dengan prestasi belajar siswa. Menurut Narasumber judul bukunya bisa diubah menjadi "Kompetensi Guru VS Prestasi Siswa".

3. Mengubah Sedikit Isi Karya Ilmiah


Untuk mengubah karya ilmiah menjadi buku, yang penting sekali adalah memperbanyak variabel bebasnya, Kita (Penulis) dapat menentukan perluasan materi yang dibahas berdasarkan kata kunci judul buku yang sedang disusun. Karya Ilmiah yang diubah menjadi buku berarti memperluas materi bacaannya berdasarkan sumber atau referensi yang relevan. Dicontohkan oleh Narasumber judulnya implementasi Media Stereofoam pembelajaran Organisasi kehidupan untuk meningkatkan Kreativitas, yang harus dikembangkan adalah tentang Media (Pengertian, manfaat, jenis). Pembelajaran (materi tentang belajar mengajar), Kreativitas (diberi pengertian dan lainnya). Dengan cara menghilangkan semua "kata penelitian/laporan PTK, laporan Skripsi dan yang lainnya yang biasa ada oada Karya Ilmiah.". Diperbolehkan untuk menampilkan grafik yang penting-penting saja, dan grafik yang lain ditampilkan dalam bentuk kalimat.

4. Cara Kebahasaan dan Penyajian

Karya ilmiah versi buku harus berbeda dengan versi laporan, susunan dan gaya penulisan diserahkan kepada masing-masing penulis. sesuai dengan pengalaman menulisnya dan bahan bacaan yang menjadi referensinya. penulis harus memahami isi buku secara lengkap, dan sesuai dengan karya ilmiah yang dibukukan.

5. Daftar Pustaka 

Daftar pustaka boleh menggunakan blog yang merupakan situs resmi misalnya dari pemerintah penyedia data kemendikbud.go.id, Jurnal Ilmiah, buku elektronik, Namun tidak diperkenankan untuk menggunakan blog pribadi.

6. Pemberian Ulasan

Ulasan perlu diberikan yang berisi tentang kelebihan dan kekurangan atau kelemahan dari penelitian yang dilakukan, tujuannya supaya pembaca yakin bahwa penulis (kita) benar-benar melakukan penelitian tersebut.

7. Bentuk Karya Ilmiah versi Buku 

Buku yang bersumber dari Karya Ilmiah ini minimal terdiri dari 70 halaman denga  format A5, untuk jenis huruf dan margin sesuai dengan ketentuan dari Penerbit.

Pada bagian akhir pemaparan materi Narasumber menampilkan sebuah Artikel Ilmiah yang ditulis oleh beliau dan diterbitkan di Jurnal Nasional Universitas Jendral Soedirman Purwokerto, berikut tampilan artikelnya :

Jupin - Vol. 2, No. 2, Agustus 2022, Hal. 355-362


Artikel Ilmiah yang perlu penelitian yang berbasis data untuk dapat menyusunnya. Adapun langkahnya sebagai berikut :

1, Abstrak                                                                                                                                          Berisi latar belakang singkat, tujuan penelitian, metode penelitian, hasil penelitian,                    Simpulan  dan tidak boleh ada sitasi dalam abstrak.

2. Pendahuluan                                                                                                                                Berisi latar belakang masalah, tinjauan pustaka secara singkat dan tujuan penelitian

3. Metode Penelitian                                                                                                                           Berisi sampel penelitian, prosedur penelitian (dalam bagan/diagram alur) dan analisis               penelitian.

4. Hasil dan Pembahasan                                                                                                                 Berisi hasil penelitian berupa grafik, tabel atau diagram serta pembahasan mengapa               mendapatkan hasil demikian dan dikaitkan dengan teori yang ada.

5. Kesimpulan                                                                                                                                    Menjawab tujuan penelitian.

Berikutnya Daftar Pustaka diusahakan yang terbaru dan dari jurnal lain yang sudah ternama misalnya dalam 2 tahun terakhir dan terindeks di Jurnal ternama,

Pada bagian akhir setelah Sesi tanya jawab beliau akan membagikan buku yang berjudul "Gamification Membuat Belajar Seasyik Bermain Game" . Untuk peserta yang berhasil menulis resume terunik. 


Buku Hadiah yang akan diberikan untuk penulis Resume TerUnik

Materi pertemuan ke-5 ini sangat istimewa bagi saya karena selama ini banyak membaca artikel ilmiah dari Jurnal-jurnal ternama, untuk memenuhi tugas di bangku kuliah, sudah cukup banyak mengumpulkan Jurnal-jurnal bagus yang bagus untuk menyusun artikel ilmiah yang berkaitan dengan tema-tema yang ditugaskan oleh bapak dan Ibu Dosen pengampu mata Kuliah tersebut. Dengan mengikuti pertemuan ke-5 ini yang berbasis dari Karya Tulis Ilmiah, Dengan pertemuan ke-5 ini semoga semakin memberikan semangat kepada diri saya untuk percaya diri dalam membuat tulisan. khususnya menulis buku yang bersumber dari Artikel Ilmiah. Terima kasih kepada Ibu Noralia Purwa Yunita, M.Pd. sebagai narasumber yang dengan sangat jelas menyampaikan materinya, dan kepada Ibu Mutmainah sebagai moderator yang dengan sabar dan semangat membara membakar semangat para peserta Pelatihan Belajar Menulis PGRI Gelombang ke-27 ini. 

Semoga Para peserta, Narasumber, Moderator, Admin dan Om Jay sebagai Pemrakarsa Pelatihan Belajar Menulis PGRI ini selalu dalam Lindungan Allah SWT, selalu diberikan keberkahan dalam setiap tulisan yang dikirim yang selalu mencerahkan bagi kami yang ingin belajar agar bisa menjadi penulis-penulis yang handal. 

Wassalamualaikum Wr Wb 

Penulis : Priyadi, S.Pd                                                                                                          Peserta Pelatihan Belajar Menulis Gelombang ke-27





 



2 komentar:

Terima kasih atas komentar dan masukan yang diberikan

Resume Pertemuan ke-30 Belajar Menulis PGRI ke-27

  Resume Ke          :  30 Gelombang ke   :  27 Tanggal              :  28 Oktober 2022 Tema                 :   DIGITALISASI GERAKAN LITERA...